BLOGGER TEMPLATES - TWITTER BACKGROUNDS

Jumat, 27 November 2009

PENEMU-PENEMU GOOGLE...

Pernahkan anda membayangkan suatu saat terbang diatas kota anda, lalu menjelajahi semua sudut kota dari udara hingga melihat gambar rumah anda dari atas. Anda bisa melihat atap rumah anda dan bahkan mobil tetangga yang diparkir di jalan di depan rumah. Dulu hal itu hanya dapat dilakukan oleh surveyor foto udara yang harus mendapat ijin dari instansi keamanan di tingkat Pusat di Jakarta. Dan tentu saja dengan biaya yang sangat mahal. Tapi sekarang hal itu anda bisa lakukan hanya dengan menggeser-geser mouse komputer dan dengan gratis pula, kecuali biaya sambungan internet. Anda bisa melakukan itu berkat Google Earth dan Google Map, produk Google yang sangat spektakuler.

Google, tidak disangsikan lagi saat ini menjadi search engine yang paling banyak dipakai orang diseluruh dunia setiap hari. Google yang semula hanya sekedar search engine biasa, kini Google sudah berkembang dengan berbagai fitur yang sangat beragam. Hanya dengan mengetikkan kata tertentu di Google, dalam hitungan detik anda bisa mencari informasi atau gambar apa saja dari jutaan website diseluruh dunia. Anda akan dibawa menjelajah dengan kecepatan yang sangat luarbiasa, dan yang paling penting, semua itu dengan gratis. Software Google memang digunakan tanpa bayar dan tanpa copy rights, tidak seperti software lainnya yang harus anda beli.

Awalnya Google berkembang dari sekedar program komputer pencari biasa menjadi suatu perusahaan komputer yang sangat besar. Google diciptakan dan dibangun oleh dua orang bersahabat Larry Page dan Sergey Brin. Sebagaimana kebanyakan penemu luar biasa lainnya Larry dan Sergey tidak pernah membayangkan bahwa mereka akan sampai ke kondisi seperti sekarang. Mereka adalah tipikal pekerja keras yang brilian dan tidak mau menyerah terhadap hambatan dan tantangan apapun.

Larry Page dan Sergey Brin bertemu di Universitas Stanford, California sebagai mahasiwa post doctoral (PhD). Persahabatan mereka dibangun melalui serangkaian perdebatan-perdebatan yang sangat panjang sebagai mahasiswa PhD dibidang komputer. Mereka berdua adalah mahasiswa yang selalu haus mencari jawaban dari suatu persoalan. Penemuan program pencari Google diawali dari fakta yang mereka hadapi ketika sulitnya mengumpulkan informasi dalam waktu yang singkat. Dari hasil penelitian mereka terhadap sejumlah search engine (program pencari) yang sudah ada, mereka mendapati bahwa kebanyakan program pencari tidak mampu memberikan hasil yang memuaskan.

Kenyataan itu menantang Larry dan Sergey untuk menciptakan program komputer baru yang tidak hanya cepat tetapi juga mampu memberikan urutan website berdasarkan tingkat kepentingan informasi.. Saking bersemangatnya mereka ingin menciptakan program komputer, mereka membentuk perusahaan agar mampu mewujudkan idenya itu. Maka dengan bersusah payah meyakinkan orang akhirnya ada yang mau meminjami 100 ribu dollar sebagai modal awal untuk membuka kantor di tahun 1998.
Larry dan Sergey memulai perusahaannya dengan berkantor di garasi sewaan di kawasan Menlo Park, California. Dengan semangat yang luar biasa dan kerja keras yang tiada henti, dalam waktu yang singkat Larry dan Sergey menjadikan Google perusahaan dengan kemajuan yang sangat fantastis. Google berkembang melewati batas-batas perkiraan orang. Bahkan Google berani melawan “mainstream” kebanyakan perusahaan. Dari modal 100 ribu dollar di tahun 1998, pada tahun 2004, nilai penjualan Google sudah menjadi 3,2 milliar dólar, dan pada bulan Agustus 2005, nilai saham Google merkoket ke 79,6 milliar dollar.

Perjalanan fantastis Google itulah yang diceritakan oleh David A. Vise dan Mark Malseed dalam bukunya The Google Story (Kisah Sukses Google). David A. Vise, wartawan pemenang hadiah penghargaan bergengsi Pulitzer, menuliskan keberhasilan Google dengan gaya bercerita ala novel. Buku ini menarik sebagai cerita terlebih lagi sebagai biografy the Google Guys, sebutan untuk Larry Page dan Sergey Brin dalam membangun Google. David A Vise membuat alur cerita tidak murni berdasarkan kronologis kejadian, tetapi berdasarkan tema cerita yang ia ingini. Seperti diakuinya, Vise dan Malseed menjalin cerita berdasarkan ribuan jam penelitian dan wawancara dengan sejumlah orang.

Google memang fenomena menghebohkan diabad millenium yang menjadikan dunia berbasiskan internet. Ia menghebohkan tidak hanya karena kemampuannya sebagai mesin pencari yang luar biasa, tetapi juga sebagai perusahaan yang terus menerus mengeruk untung. Sejak tahun pertama pendirian Google sampai enam tahun berturut-turut Google mencatat keuntungan yang menanjak sepanjang tahun.

Google bahkan berani mendikte kemapanan pasar saham Wallstreet untuk mengikuti kemauan the Google Guys. Ketika Google hendak mendaftarkan dirinya sebagai perusahaan terbuka di Wallstreet, Google dengan berani tidak mau mengikuti sejumlah ”aturan” yang dibuat oleh Wallstreet. The Google Guys menilai bahwa para pialang di Walstreet merupakan kumpulan para mafia yang menggerogoti perusahaan yang akan go publik disana.

Menurut Larry dan Sergey para pialang Wallstreet akan meraup keuntungan yang sangat besar sementara perusahaan yang mau go-public harus berjuang mati-matian untuk bertahan. Karena itulah the Google Guys membuat aturan sendiri untuk go publik. Dengan luar biasa Sergey dan Larry melakukan jurus jitu menundukkan pialang Wallstreet. Dan semua kesuksesan itu dilakukan dalam usia yang sangat muda. Ketika Google melakukan go publik di Wallstreet pada bulan Agustus 2004, Sergey dan Larry berusia belum genap 31 tahun.

Sejak awal pendirian perusahaan, Sergey dan Larry hanya mempekerjakan orang-orang pilihan. Bahkan ketika perusahaannya belum jelas dari mana akan memperoleh uang, Sergey dan Larry tidak pernah berhenti mencari karyawan dengan kualifikasi terunggul. Dengan kecerdasan dan kemampuan keduanya menjual ide kepada orang untuk bekerja bersama mereka dan merekrut para PhD dari universitas terkemuka. Mereka juga membajak jago-jago komputer dari sejumlah perusahaan besar Amerika. Dengan berani Google mengincar orang-orang unggulan dari Microsoft dan Yahoo untuk pindah ke Google. Sejumlah karyawan andalan Microsoft akhirnya memang pindah ke Google.

Google juga berhasil membangun sistem kerja yang unik dengan para karyawannya. Di Googleplex, kantor pusat mereka saat ini di Silicon Valley, California, suasana kerja diciptakan sedemikian rupa, sehingga kesan formalitas ditanggalkan. Google menyusun manajemen perusahaan ala kampus yang memberi keleluasaan bagi karyawan untuk mengembangkan inovasinya tanpa batas. Meski demikian, prinsip objectivitas terus dikembangkan.

Semboyan perusahaan Don’t be Evil digunakan sebagai pedoman untuk menjunjung nilai-nilai objektivitas dan kejujuran. Di Googleplex, mereka juga merancang ruangan sedemikian rupa sehingga menimbulkan kesan bagaimana para pendiri bisa tetap dekat dengan karyawan. Ruangan ditata sehingga nyaris tidak ada batas-batas antar sesama karyawan, Untuk ini Sergey dan Larry bahkan ikut terlibat sangat detail dalam perencanaann ruangan kerja.

Untuk mendukung karyawan yang prima dalam bekerja, mereka menyiapkan makanan sehat bagi karyawan. Untuk itu koki khusus direkrut untuk memasak makanan sehat bagi semua karyawan. The Google Guys berkeyakinan bahwa makanan sehat sangat diperlukan bagi karyawan yang bekerja keras. Dan itu semua harus disediakan perusahaan. Koki jempolan secara khusus menyusun program makan sehat dan teratur di Googleplex.

Keberhasilan Google juga tidak lepas dari persoalan hukum. Dalam pengembangan produk-produknya, Google dinilai berbagai pihak melakukan perbuatan melawan hukum. Beberapa pihak mencoba menuntut di pengadilan, tetapi dengan gigih para pengacara Google menghasilkan kemenangan dipihak Google. Ketika dihadapkan pada tuntutan hukum untuk tuduhan ”penjiplakan” sistim periklanan, Google juga berhasil mengalahkan lawan-lawannya. Sergey dan Larry memang tidak mau main-main dalam dalam bekerja, dalam proses hukum mereka menggunakan pengacara-pengacara jempolan.

Google dalam waktu 6 tahun memang telah menggegerkan dunia. Para saingannya dibuat kalang kabut, bahkan Bill Gates, bos Microsoft termasuk yang ketar-ketir menghadapi Google. Saat buku The Google Story karya David A. Vise diterbitkan ditahun 2005, Google bahkan masih terus menikmati kejayaanya. Saat inipun Google masih terus melakukan inovasi-inovasi untuk memantapkan kerajaannya di dunia internet. Google Labs sebagai wadah untuk mencoba produk-produk baru yang terus bertambah jumlahnya.

Andapun mungkin sudah masuk dalam jaringan pengguna Google saat ini. Perkembangan Google dalam tahun- tahun kedepan pantas untuk diperhatikan, seberapa jauh raksasa internet ini akan semakin merambah dan mengikat dunia atau menuju suatu perkembangan yang tidak terpikirkan sebelumnya. Selamat ber-Google ria, selamat menjelajah dunia di ujung jari anda.

BIOGRAFI tokoh penemu komputer...

Siapa yang tidak kenal dengan Bill Gates? Pria yang bernama asli William H. Gates ini sedikit banyak berperan dalam menciptakan komputer pribadi yang mudah dan nyaman dalam penggunaannya.
Bill Gates saat ini adalah seorang komisaris sekaligus direktur riset dari Microsoft Corporation. Ini adalah sebuah perusahaan global yang bergerak di bidang pembuatan software dan teknologi Internet untuk komputer pribadi dan bisnis.
Microsoft terkenal lewat produknya yang bernama Windows dan Microsoft Office dengan program Words dan Excelnya yang sudah memasyarakat itu. Lewat sistem ini, orang awam yang semula ‘alergi’ bisa menjadi akrab dengan perangkat komputer.
Lahir pada tanggal 28 Oktober 1955, Bill tumbuh bersama kedua kakak perempuannya di Seattle, AS. Ayahnya, William H. Gates II adalah seorang jaksa di kota tersebut. Sedang ibunya, Mary Gates, berprofesi sebagai guru di daerah Universitas Washington sekaligus menjabat sebagai direksi dari United Way International.
Bill menyelesaikan pendidikan dasarnya di Lakeside School. Pada usia 13 tahun ia menemukan minat dan bakatnya di dunia piranti lunak atau software. Saat menjadi mahasiswa baru di Universitas Harvard pada tahun 1973, ia mengembangkan sebuah versi dari bahasa pemrograman BASIC untuk komputer mikro pertama yang saat itu bernama MITS Altair.
Dua tahun kemudian, Bill bersama teman karibnya semasa anak-anak, Paul Allen, mencoba mendirikan perusahaan kecil yang diberi nama Microsoft. Saat itulah ia membuat sebuah keputusan besar yang nantinya bukan hanya merubah nasib hidupnya namun juga budaya manusia di seluruh dunia. Bill memutuskan untuk berhenti kuliah dan menghabiskan energinya untuk membangun Microsoft.
Bill percaya kalau nantinya komputer bisa menjadi sebuah perangkat penting yang hadir pada setiap meja kantor atau di rumah. Berangkat dari visi tersebut, mereka berdua memulai membangun sebuah perangkat lunak untuk mengoperasikan komputer personal. Misi Bill adalah untuk mengembangkan kemampuan sebuah perangkat komputer yang dapat digunakan oleh setiap orang. Inilah yang kemudian menjadi kunci kesuksesan Microsoft dan juga industri software yang tumbuh setelahnya.
Selain mengembangkan Microsoft, Bill yang gemar membaca ini juga menyampaikan ide dan gagasannya melalai dua buku yang ditulisnya. Buku pertama, The Road Ahead, yang bercerita tentang impian Bill akan teknologi di masa depan yang mempermudah kehidupan manusia, menjadi buku terlaris di AS pada tahun 1995. Empat tahun kemudian, Bill menulis buku keduanya, Business @ the Speed of Thought, yang menunjukkan bagaimana teknologi komputer dapat memecahkan semua masalah bisnis melalui cara baru yang fundamental.
Keuntungan dari penjualan dua buku tersebut Bill sumbangkan kepada beberapa organisasi kemanusiaan yang bergerak dalam bidang penggunaan teknologi untuk pendidikan dan pengasahan keterampilan. Memang, ayah tiga anak ini menaruh perhatian besar pada masalah kemanusiaan di dunia. Bersama istrinya Melinda, ia memberi sumbangan sebesar lebih dari $US 24 milyar untuk segala aktifitas perbaikan kesehatan dan pembelajaran di seluruh dunia. Harapannya adalah di akhir abad 21 nanti semua orang di seluruh dunia dari berbagai kalangan, baik kaya maupun miskin, bisa mengakses kemudahan teknologi informasi.
- Dirangkum dari berbagai sumber.

tekhnologi-tekhnologi masa depan

unia teknologi merupakan dunia yang paling cepat berubah, perusahaan riset ternama Gartner akan memprediksi 8 teknologi seluler canggih yang akan hadir pada tahun ini sampai tahun 2010 yang akan datang.
"Strategi seluler akan sangat dipengaruhi pada evolusi teknologi yang ada pada tahun tersebut. Sehingga sangat penting untuk bisa mengidentifikasi teknologi yang muncul tahun ini," ujar analis senior Gartner Nick Jones, seperti dikutip melalui Cellular News.

Menurut Jonnes, delapan teknologi canggih yang diprediksi akan 'booming' ini dipercaya dapat memberikan efek yang luas di industri seluler. Ke-8 teknologi tersebut adalah,

1. Bluetooth 3.0, fitur sensor dengan konsumsi tenaga yang super rendah yang dapat mensupport teknologi nirkabel seperti Bluetooth, wi-fi dan ultrawideband.

2. Mobile User Interfaces (UIs) yang akan berpengaruh pada keseluruhan cara penggunaan perangkat seluler dan teknologi yang mensupportnya.

3. Location Sensing yang akan membuat perangkat menjadi lebih powerful dan useful. Bahkan di masa depan, teknologi sensor lokasi akan menjadi komponen penting dalam aplikasi kontekstual.

4. 802.11n yang akan membuat kecepatan data menjadi berlipat ganda, antara 100 Mbps hingga 300 Mbps dan akan mengcover wilayah cakupan dengan lebih baik.

5. Display Technology, berpengaruh pada tampilan piksel aktif, passive display (e-book reader) dan pico projector.

6. Mobile Web dan Widgets (aplikasi mobile web mini), yang memungkinkan komunikasi aplikasi seluler antarperangkat.

7. Broadband Cellular (HSPA) yang memungkinkan teknologi layanan yang lebih luas dibanding wi-fi.

8. Near Field Communication (NFC), yang mampu menyediakan aplikasi komunikasi antarperangkat yang lebih mudah dan aman dalam jarak yang dekat. Biasanya digunakan untuk metode pembayaran elektronik.

Inilah tekhnologi buatan Indonesia

Dalam rangka HUT ke 42, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) meluncurkan sebuah Radar Pengawas Pantai (Coastal Surveillance Radar). Radar asli buatan Indonesia itu diberi nama Indonesia Sea Radar (ISRa).

“Pada hari ini, secara resmi kami meluncurkan tiga item. Yakni peluncuran Radar (ISRa), Website Jurnal Ilmiah, dan Unit pelayanan Bergerak,” kata kepala LIPI Umar Anggara Jenie, di Kantor LIPI Subang, Jalan KS Tubun, Jawa Barat, Kamis, 20 Agustus 2009.

Radar ini akan lebih banyak membantu dalam bidang transportasi. Tetapi, tidak menutup kemungkinan untuk membantu bidang lain, seperti pertahanan dan keamanan. Dijelaskan Umar, dengan peluncuran Radar itu nantinya diharapkan dapat mendukung sistem transportasi di masa yang akan datang.

“Dengan peluncuran radar ISRa ini diharapkan dapat membantu pengaturan transportasi. Baik itu di laut maupun di udara. Bahkan untuk membantu sistem pertahanan kemanan, seperti dalam pemandu senjata, dan pengunci sasaran,” ujar Umar.

Peluncuran Radar itu juga sebagai bukti akan eksistensi LIPI. “(peluncuran) Ini sebagai bukti bahwa, ilmuwan kita juga bisa melakan penemuan-penemuan seperti halnya ilmuwan luar (negeri). Dan ini merupakan satu dari sekian banyak bukti karya yang dihasilkan oleh ilmuwan kita,” tegasnya.

Selain peluncuran Radar ISRa, LIPI juga meluncurkan situs Jurnal Ilmiah Indonesia yang disebut dengan Indonesia Scientific Journal Database (ISJD). Selain itu, LIPI juga meresmikan Unit Pelayanan Bergerak Sistem Mutu dan Tekhnologi Pengujian (UPB-SMTP).

Peluncuran dipimpin langsung Kepala LIPI, Umar Anggara Jenie. Dalam acara peresmian itu, juga diberikan pengharagaan kepada pihak-pihak yang dianggap telah berhasil mengahsilkan karya ilmiah

sejarah komputer

sejarah komputer

sejarah komputer sudah dimulai sejak zaman dahulu kala. Sejak dahulu kala, proses pengolahan data telah dilakukan oleh manusia. Manusia juga menemukan alat-alat mekanik dan elektronik untuk membantu manusia dalam penghitungan dan pengolahan data supaya bisa mendapatkan hasil lebih cepat. komputer yang kita temui saat ini adalah suatu evolusi panjang dari penemuan-penemuan manusia sejak dahulu kala berupa alatmekanik maupun elektronik

Saat ini komputer dan piranti pendukungnya telah masuk dalam setiap aspek kehidupan dan pekerjaan. Komputer yang ada sekarang memiliki kemampuan yang lebih dari sekedar perhitungan matematik biasa. Diantaranya adalah sistem komputer di kassa supermarket yang mampu membaca kode barang belanja, sentral telepon yang menangani jutaan panggilan dan komunikasi, jaringan komputer dan internet yang menghubungkan berbagai tempat di dunia.

sejarah komputer menurut periodenya adalah:

* Alat Hitung Tradisional dan Kalkulator Mekanik

* Komputer Generasi Pertama

* Komputer Generasi Kedua

* Komputer Generasi Ketiga

* Komputer Generasi Keempat

* Komputer Generasi Kelima



ALAT HITUNG TRADISIONAL dan KALKULATOR MEKANIKAbacus, yang muncul sekitar 5000 tahun yang lalu di Asia kecil dan masih digunakan di beberapa tempat hingga saat ini dapat dianggap sebagai awal mula mesin komputasi.Alat ini memungkinkan penggunanya untuk melakukan perhitungan menggunakan biji-bijian geser yang diatur pada sebuah rak. Para pedagang di masa itu menggunakan abacus untuk menghitung transaksi perdagangan. Seiring dengan munculnya pensil dan kertas, terutama di Eropa, abacus kehilangan popularitasnya


Setelah hampir 12 abad, muncul penemuan lain dalam hal mesin komputasi. Pada tahun 1642, Blaise Pascal (1623-1662), yang pada waktu itu berumur 18 tahun, menemukan apa yang ia sebut sebagai kalkulator roda numerik (numerical wheel calculator) untuk membantu ayahnya melakukan perhitungan pajak


Kotak persegi kuningan ini yang dinamakan Pascaline, menggunakan delapan roda putar bergerigi untuk menjumlahkan bilangan hingga delapan digit. Alat ini merupakan alat penghitung bilangan berbasis sepuluh. Kelemahan alat ini adalah hanya terbatas untuk melakukan penjumlahan


Tahun 1694, seorang matematikawan dan filsuf Jerman, Gottfred Wilhem von Leibniz (1646-1716) memperbaiki Pascaline dengan membuat mesin yang dapat mengalikan. Sama seperti pendahulunya, alat mekanik ini bekerja dengan menggunakan roda-roda gerigi. Dengan mempelajari catatan dan gambar-gambar yang dibuat oleh Pascal, Leibniz dapat menyempurnakan alatnya.


Barulah pada tahun 1820, kalkulator mekanik mulai populer. Charles Xavier Thomas de Colmar menemukan mesin yang dapat melakukan empat fungsi aritmatik dasar. Kalkulator mekanik Colmar, arithometer, mempresentasikan pendekatan yang lebih praktis dalam kalkulasi karena alat tersebut dapat melakukan penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Dengan kemampuannya, arithometer banyak dipergunakan hingga masa Perang Dunia I. Bersama-sama dengan Pascal dan Leibniz, Colmar membantu membangun era komputasi mekanikal.


Awal mula komputer yang sebenarnya dibentuk oleh seorang profesor matematika Inggris, Charles Babbage (1791-1871). Tahun 1812, Babbage memperhatikan kesesuaian alam antara mesin mekanik dan matematika yaitu mesin mekanik sangat baik dalam mengerjakan tugas yang sama berulangkali tanpa kesalahan; sedang matematika membutuhkan repetisi sederhana dari suatu langkah-langkah tertenu. Masalah tersebut kemudain berkembang hingga menempatkan mesin mekanik sebagai alat untuk menjawab kebutuhan mekanik. Usaha Babbage yang pertama untuk menjawab masalah ini muncul pada tahun 1822 ketika ia mengusulkan suatu mesin untuk melakukanperhitungan persamaan differensial. Mesin tersebut dinamakan Mesin Differensial. Dengan menggunakan tenaga uap, mesin tersebut dapat menyimpan program dan dapat melakukan kalkulasi serta mencetak hasilnya secara otomatis.



Setelah bekerja dengan Mesin Differensial selama sepuluh tahun, Babbage tiba-tiba terinspirasi untuk memulai membuat komputer general-purpose yang pertama, yang disebut Analytical Engine. Asisten Babbage, Augusta Ada King (1815-1842) memiliki peran penting dalam pembuatan mesin ini. Ia membantu merevisi rencana, mencari pendanaan dari pemerintah Inggris, dan mengkomunikasikan spesifikasi Analytical Engine kepada publik. Selain itu, pemahaman Augusta yang baik tentang mesin ini memungkinkannya membuat instruksi untuk dimasukkan ke dalam mesin dan juga membuatnya menjadi programmer wanita yang pertama. Pada tahun 1980, Departemen Pertahanan Amerika Serikat menamakan sebuah bahasa pemrograman dengan nama ADA sebagai penghormatan kepadanya.


Mesin uap Babbage, walaupun tidak pernah selesai dikerjakan, tampak sangat primitif apabila dibandingkan dengan standar masa kini. Bagaimanapun juga, alat tersebut menggambarkan elemen dasar dari sebuah komputer modern dan juga mengungkapkan sebuah konsep penting. Terdiri dari sekitar 50.000 komponen, disain dasar dari Analytical Engine menggunakan kartu-kartu perforasi (berlubang-lubang) yang berisi instruksi operasi bagi mesin tersebut.


Pada 1889, Herman Hollerith (1860-1929) juga menerapkan prinsip kartu perforasi untuk melakukan penghitungan. Tugas pertamanya adalah menemukan cara yang lebih cepat untuk melakukan perhitungan bagi Biro Sensus Amerika Serikat. Sensus sebelumnya yang dilakukan di tahun 1880 membutuhkan waktu tujuh tahun untuk menyelesaikan perhitungan. Dengan berkembangnya populasi, Biro tersebut memperkirakan bahwa dibutuhkan waktu sepuluh tahun untuk menyelesaikan perhitungan sensus.


Hollerith menggunakan kartu perforasi untuk memasukkan data sensus yang kemudian diolah oleh alat tersebut secara mekanik. Sebuah kartu dapat menyimpan hingga 80 variabel. Dengan menggunakan alat tersebut, hasil sensus dapat diselesaikan dalam waktu enam minggu. Selain memiliki keuntungan dalam bidang kecepatan, kartu tersebut berfungsi sebagai media penyimpan data. Tingkat kesalahan perhitungan juga dapat ditekan secara drastis. Hollerith kemudian mengembangkan alat tersebut dan menjualnya ke masyarakat luas. Ia mendirikan Tabulating Machine Company pada tahun 1896 yang kemudian menjadi International Business Machine (1924) setelah mengalami beberapa kali merger. Perusahaan lain seperti Remington Rand and Burroghs juga memproduksi alat pembaca kartu perforasi untuk usaha bisnis. Kartu perforasi digunakan oleh kalangan bisnis dn pemerintahan untuk permrosesan data hingga tahun 1960.


Pada masa berikutnya, beberapa insinyur membuat penemuan baru lainnya. Vannevar Bush (18901974) membuat sebuah kalkulator untuk menyelesaikan persamaan differensial di tahun 1931. Mesin tersebut dapat menyelesaikan persamaan differensial kompleks yang selama ini dianggap rumit oleh kalangan akademisi. Mesin tersebut sangat besar dan berat karena ratusan gerigi dan poros yang dibutuhkan untuk melakukan perhitungan. Pada tahun 1903, John V. Atanasoff dan Clifford Berry mencoba membuat komputer elektrik yang menerapkan aljabar Boolean pada sirkuit elektrik. Pendekatan ini didasarkan pada hasil kerja George Boole (1815-1864) berupa sistem biner aljabar, yang menyatakan bahwa setiap persamaan matematik dapat dinyatakan sebagai benar atau salah. Dengan mengaplikasikan kondisi benar-salah ke dalam sirkuit listrik dalam bentuk terhubung-terputus, Atanasoff dan Berry membuat komputer elektrik pertama di tahun 1940. Namun proyek mereka terhenti karena kehilangan sumber pendanaan.


KOMPUTER GENERASI PERTAMA

Dengan terjadinya Perang Dunia Kedua, negara-negara yang terlibat dalam perang tersebut berusaha mengembangkan komputer untuk mengeksploitasi potensi strategis yang dimiliki komputer. Hal ini meningkatkan pendanaan pengembangan komputer serta mempercepat kemajuan teknik komputer. Pada tahun 1941, Konrad Zuse, seorang insinyur Jerman membangun sebuah komputer Z3, untuk mendisain pesawat terbang dan peluru kendali.


Pihak sekutu juga membuat kemajuan lain dalam pengembangan kekuatan komputer. Tahun 1943, pihak Inggris menyelesaikan komputer pemecah kode rahasia yang dinamakan Colossus untuk memecahkan kode-rahasia yang digunakan Jerman. Dampak pembuatan Colossus tidak terlalu mempengaruhi perkembangan industri komputer dikarenakan dua alasan. Pertama, colossus bukan merupakan komputer serbaguna general-purpose computer), ia hanya didisain untuk memecahkan kode rahasia. Kedua, keberadaan mesin ini dijaga kerahasiaannya hingga satu dekade setelah perang berakhir.


Usaha yang dilakukan oleh pihak Amerika pada saat itu menghasilkan suatu kemajuan lain. Howard H. Aiken (1900-1973), seorang insinyur Harvard yang bekerja dengan IBM, berhasil memproduksi kalkulator elektronik untuk US Navy. Kalkulator tersebut berukuran panjang setengah lapangan bola kaki dan memiliki rentang kabel sepanjang 500 mil. The Harvd-IBM Automatic Sequence Controlled Calculator, atau Mark I, merupakan komputer relai elektronik. Ia menggunakan sinyal elektromagnetik untuk menggerakkan komponen mekanik. Mesin tersebut beropreasi dengan lambat (ia membutuhkan 3-5 detik untuk setiap perhitungan) dan tidak fleksibel (urutan kalkulasi tidak dapat diubah). Kalkulator tersebut dapat melakukan perhitungan aritmatik dasar dan persamaan yang lebih kompleks.

perkembangan komputer lain pada masa ini adalah Electronic Numerical Integrator and Computer (ENIAC), yang dibuat oleh kerjasama antara pemerintah Amerika Serikat dan University of Pennsylvania. Terdiri dari 18.000 tabung vakum, 70.000 resistor, dan 5 juta titik solder, komputer tersebut merupakan mesin yang sangat besar yang mengkonsumsi daya sebesar 160kW. Komputer ini dirancang oleh John Presper Eckert (1919-1995) dan John W. Mauchly (1907-1980), ENIAC merupakan komputer serbaguna (general purpose computer) yang bekerja 1000 kali lebih cepat dibandingkan Mark I.Pada pertengahan 1940-an, John von Neumann (1903-1957) bergabung dengan tim University of Pennsylvania dalam usha membangun konsep desin komputer yang hingga 40 tahun mendatang masih dipakai dalam teknikkomputer.


Von Neumann mendesain Electronic Discrete Variable Automatickomputer(EDVAC) pada tahun 1945 dengan sebuah memori untuk menampung baik program ataupun data. Teknik ini memungkinkan komputer untuk berhenti pada suatu saat dan kemudian melanjutkan pekerjaannya kembali. Kunci utama arsitektur von Neumann adalah unit pemrosesan sentral (CPU), yang memungkinkan seluruh fungsi komputer untuk dikoordinasikan melalui satu sumber tunggal. Tahun 1951, UNIVAC I (Universal Automatic Computer I) yang dibuat oleh Remington Rand, menjadi komputer komersial pertama yang memanfaatkan model arsitektur von Neumann tersebut. Baik Badan Sensus Amerika Serikat dan General Electric memiliki UNIVAC. Salah satu hasil mengesankan yang dicapai oleh UNIVAC dalah keberhasilannya dalam memprediksi kemenangan Dwilight D. Eisenhower dalam pemilihan presiden tahun 1952.

komputer Generasi pertama dikarakteristik dengan fakta bahwa instruksi operasi dibuat secara spesifik untuk suatu tugas tertentu. Setiap komputer memiliki program kode-biner yang berbeda yang disebut "bahasa mesin" (machine language). Hal ini menyebabkan komputer sulit untuk diprogram dan membatasi kecepatannya. Ciri lain komputer generasi pertama adalah penggunaan tube vakum (yang membuat komputer pada masa tersebut berukuran sangat besar) dan silinder magnetik untuk penyimpanan data.


KOMPUTER GENERASI KEDUA

Pada tahun 1948, penemuan transistor sangat mempengaruhi perkembangan komputer. Transistor menggantikan tube vakum di televisi, radio, dan komputer. Akibatnya, ukuran mesin-mesin elektrik berkurang drastis. Transistor mulai digunakan di dalam komputer mulai pada tahun 1956. Penemuan lain yang berupa pengembangan memori inti-magnetik membantu pengembangan komputer generasi kedua yang lebih kecil, lebih cepat, lebih dapat diandalkan, dan lebih hemat energi dibanding para pendahulunya. Mesin pertama yang memanfaatkan teknologi baru ini adalah superkomputer. IBM membuat superkomputer bernama Stretch, dan Sprery-Rand membuat komputer bernama LARC. Komputer-komputer ini, yang dikembangkan untuk laboratorium energi atom, dapat menangani sejumlah besar data, sebuah kemampuan yang sangat dibutuhkan oleh peneliti atom. Mesin tersebut sangat mahal dan cenderung terlalu kompleks untuk kebutuhan komputasi bisnis, sehingga membatasi kepopulerannya. Hanya ada dua LARC yang pernah dipasang dan digunakan: satu di Lawrence Radiation Labs di Livermore, California, dan yang lainnya di US Navy Research and Development Center di Washington D.C. Komputer generasi kedua menggantikan bahasa mesin dengan bahasa assembly. Bahasa assembly adalah bahasa yang menggunakan singkatan-singkatan untuk menggantikan kode biner.


Pada awal 1960-an, mulai bermunculan komputer generasi kedua yang sukses di bidang bisnis, di universitas, dan di pemerintahan. Komputer-komputer generasi kedua ini merupakan komputer yang sepenuhnya menggunakan transistor. Mereka juga memiliki komponen-komponen yang dapat diasosiasikan dengan komputer pada saat ini: printer, penyimpanan dalam disket, memory, sistem operasi, dan program. Salah satu contoh penting komputer pada masa ini adalah IBM 1401 yang diterima secara luas di kalangan industri. Pada tahun 1965, hampir seluruh bisnis-bisnis besar menggunakan komputer generasi kedua untuk memproses informasi keuangan.


Program yang tersimpan di dalam komputer dan bahasa pemrograman yang ada di dalamnya memberikan fleksibilitas kepada komputer. Fleksibilitas ini meningkatkan kinerja dengan harga yang pantas bagi penggunaan bisnis. Dengan konsep ini, komputer dapat mencetak faktur pembelian konsumen dan kemudian menjalankan desain produk atau menghitung daftar gaji. Beberapa bahasa pemrograman mulai bermunculan pada saat itu. Bahasa pemrograman Common Business-Oriented Language (COBOL) dan Formula Translator (FORTRAN) mulai umum digunakan. Bahasa pemrograman ini menggantikan kode mesin yang rumit dengan kata-kata, kalimat, dan formula matematika yang lebih mudah dipahami oleh manusia. Hal ini memudahkan seseorang untuk memprogram dan mengatur komputer. Berbagai macam karir baru bermunculan (programmer, analyst, dan ahli sistem komputer). Industri piranti lunak juga mulai bermunculan dan berkembang pada masa komputer generasi kedua ini.


KOMPUTER GENERASI KETIGA

Walaupun transistor dalam banyak hal mengungguli tube vakum, namun transistor menghasilkan panas yang cukup besar, yang dapat berpotensi merusak bagian-bagian internal komputer . Batu kuarsa (quartz rock) menghilangkan masalah ini. Jack Kilby, seorang insinyur di Texas Instrument, mengembangkan sirkuit terintegrasi (IC: integrated circuit) di tahun 1958. IC mengkombinasikan tiga komponen elektronik dalam sebuah piringan silikon kecil yang terbuat dari pasir kuarsa. Para ilmuwan kemudian berhasil memasukkan lebih banyak komponen-komponen ke dalam suatu chip tunggal yang disebut semikonduktor. Hasilnya, komputer menjadi semakin kecil karena komponen-komponen dapat dipadatkan dalam chip. Kemajuan komputer generasi ketiga lainnya adalah penggunaan sistem operasi (operating system) yang memungkinkan mesin untuk menjalankan berbagai program yang berbeda secara serentak dengan sebuah program utama yang memonitor dan mengkoordinasi memori komputer.


KOMPUTER GENERASI KEEMPAT

Setelah IC, tujuan pengembangan menjadi lebih jelas yaitu mengecilkan ukuran sirkuit dan komponen-komponen elektrik. Large Scale Integration (LSI) dapat memuat ratusan komponen dalam sebuah chip. Pada tahun 1980-an, Very Large Scale Integration (VLSI) memuat ribuan komponen dalam sebuah chip tunggal.Ultra-Large Scale Integration (ULSI) meningkatkan jumlah tersebut menjadi jutaan. Kemampuan untuk memasang sedemikian banyak komponen dalam suatu keping yang berukuran setengah keping uang logam mendorong turunnya harga dan ukuran komputer. Hal tersebut juga meningkatkan daya kerja, efisiensi dan kehandalan komputer. Chip Intel 4004 yang dibuat pada tahun 1971 membawa kemajuan pada IC dengan meletakkan seluruh komponen dari sebuah komputer (central processing unit, memori, dan kendali input/output) dalam sebuah chip yangsangat kecil. Sebelumnya, IC dibuat untuk mengerjakan suatu tugas tertentu yang spesifik. Sekarang, sebuah mikroprosesor dapat diproduksi dan kemudian diprogram untuk memenuhi seluruh kebutuhan yang diinginkan. Tidak lama kemudian, setiap perangkat rumah tangga seperti microwave oven, televisi, dan mobil dengan electronic fuel injection dilengkapi dengan mikroprosesor.


Perkembangan yang demikian memungkinkan orang-orang biasa untuk menggunakan komputer biasa. Komputer tidak lagi menjadi dominasi perusahaan-perusahaan besar atau lembaga pemerintah. Pada pertengahan tahun 1970-an, perakit komputer menawarkan produk komputer mereka ke masyarakat umum. Komputer-komputer ini, yang disebut minikomputer, dijual dengan paket piranti lunak yang mudah digunakan oleh kalangan awam. Piranti lunak yang paling populer pada saat itu adalah program word processing dan spreadsheet. Pada awal 1980-an, video game seperti Atari 2600 menarik perhatian konsumen pada komputer rumahan yang lebih canggih dan dapat diprogram.Pada tahun 1981, IBM memperkenalkan penggunaan Personal Computer (PC) untuk penggunaan di rumah, kantor, dan sekolah. Jumlah PC yang digunakan melonjak dari 2 juta unit di tahun 1981 menjadi 5,5 juta unit di tahun 1982. Sepuluh tahun kemudian, 65 juta PC digunakan. Komputer melanjutkan evolusinya menuju ukuran yang lebih kecil, dari komputer yang berada di atas meja (desktop computer) menjadi komputer yang dapat dimasukkan ke dalam tas (laptop), atau bahkan komputer yang dapat digenggam (palmtop).


IBM PC bersaing dengan Apple Macintosh dalam memperebutkan pasar komputer. Apple Macintosh menjadi terkenal karena mempopulerkan sistem grafis pada komputernya, sementara saingannya masih menggunakan komputer yang berbasis teks. Macintosh juga mempopulerkan penggunaan piranti mouse.


Pada masa sekarang, kita mengenal perjalanan IBM compatible dengan pemakaian CPU: IBM PC/486, Pentium, Pentium II, Pentium III, Pentium IV (Serial dari CPU buatan Intel). Juga kita kenal AMD k6, Athlon, dsb. Ini semua masuk dalam golongan komputer generasi keempat. Seiring dengan menjamurnya penggunaan komputer di tempat kerja, cara-cara baru untuk menggali potensi terus dikembangkan. Seiring dengan bertambah kuatnya suatu komputer kecil, komputer-komputer tersebut dapat dihubungkan secara bersamaan dalam suatu jaringan untuk saling berbagi memori, piranti lunak,informasi dan juga untuk dapat saling berkomunikasi satu dengan yang lainnya. Komputer jaringan memungkinkan komputer tunggal untuk membentuk kerjasama elektronik untuk menyelesaikan suatu proses tugas. Dengan menggunakan perkabelan langsung (disebut juga local area network, LAN), atau kabel telepon, jaringan ini dapat berkembang menjadi sangat besar.


KOMPUTER GENERASI KELIMA

Mendefinisikan komputer generasi kelima menjadi cukup sulit karena tahap ini masih sangat muda. Contoh imajinatif komputer generasi kelima adalah komputer fiksi HAL9000 dari novel karya Arthur C. Clarke berjudul 2001:Space Odyssey. HAL menampilkan seluruh fungsi yang diinginkan dari sebuah komputer generasi kelima. Dengan kecerdasan buatan (artificial intelligence), HAL dapat cukup memiliki nalar untuk melakukan percapakan dengan manusia, menggunakan masukan visual, dan belajar dari pengalamannya sendiri.


Walaupun mungkin realisasi HAL9000 masih jauh dari kenyataan, banyak fungsi-fungsi yang dimilikinya sudah terwujud. Beberapa komputer dapat menerima instruksi secara lisan dan mampu meniru nalar manusia. Kemampuan untuk menterjemahkan bahasa asing juga menjadi mungkin. Fasilitas ini tampak sederhan. Namun fasilitas tersebut menjadi jauh lebih rumit dari yang diduga ketika programmer menyadari bahwa pengertian manusia sangat bergantung pada konteks dan pengertian daripada sekedar menterjemahkan kata-kata secara langsung.


Banyak kemajuan di bidang disain komputer dan teknologi semakin memungkinkan pembuatan komputer generasi kelima. Dua kemajuan rekayasa yang terutama adalah kemampuan pemrosesan paralel, yang akan menggantikan model von Neumann. Model von Neumann akan digantikan dengan sistem yang mampu mengkoordinasikan banyak CPU untuk bekerja secara serempak. Kemajuan lain adalah teknologi superkonduktor yang memungkinkan aliran elektrik tanpa ada hambatan apapun, yang nantinya dapat mempercepat kecepatan informasi.


jepang adalah negara yang terkenal dalam sosialisasi jargon dan proyek komputer generasi kelima. Lembaga ICOT (Institute for new Computer Technology) juga dibentuk untuk merealisasikannya. Banyak kabar yang menyatakan bahwa proyek ini telah gagal, namun beberapa informasi lain bahwa keberhasilan proyek komputer generasi kelima ini akan membawa perubahan baru paradigma komputerisasi di dunia. Kita tunggu informasi mana yang lebih valid dan membuahkan hasil.